Postingan

Menampilkan postingan dengan label TOKOH

JIWA KESATRIA !! Bermodalkan Jagung Goreng dan Rp.20 Rb Pemuda Ndeso di Lamongan Jadi Lulusan Terbaik Akabri

Gambar
Samsul Huda, peraih penghargaan bintang Adhi Makayasa dari Presiden Jokowi dan kedua orangnya Patriot Sejati - Samsul Huda, pemuda Desa asal Kabupaten Lamongan ini benar-benar luar biasa. Dia berhasil menerima penghargaan bintang Adhi Makayasa dari Presiden Jokowi. Ini setelah Wong Ndeso alias pemuda desa ini menjadi salah satu lulusan terbaik Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) di Akademi Angkatan Laut (AAL). Samsul Huda merupakan anak pasangan petani Slamet (65) dan Srikanah (60). Orang tuanya tinggal di Dusun Tutup Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Lamongan, Jawa Timur. Salah satu desa yang cukup terpencil di wilayah Lamongan. Tapi prestasi yang diraih mampu membanggakan kedua orang tuanya. Rumah Samsul Huda, peraih penghargaan bintang Adhi Makayasa dari Presiden Jokowi, di Dusun Tutup Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Lamongan, Jawa Timur, Kamis (20/7/2017). Salah satu desa yang cukup terpencil di wilayah Lamongan. (SURYA/HANIF MANSHURI) Meski berasal dari desa terpen...

SUBHANALLAH .. Dengan Alquran Inilah Cara Sukarno Perdayai Belanda saat di Penjara Sukamiskin

Gambar
Patriot sejati : Raga Sang Presiden Sukarno memang berada di dalam penjara, namun hal itu tidak memenjarakan perjuangannya membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan. Ketika ia harus mendekam di penjara Sukamiskin karena membangkang pada penjajah, sejumlah strategi ia susun untuk melakukan perlawanan.  Catatan sejarah itu dapat ditemukan di dalam kamar sel Sukarno di lapas Sukamiskin. Dalam sebuah poster yang tertulis dalam dua bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di ujung kiri pintu masuk mengisahkan tentang strategi Bung Karno berkomunikasi dengan Inggit, Jalan A.H. Nasution No.114, Cisaranten Bina Harapan, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (20/7/2017). Yang unik adalah di kamar tahanan Dari Timur Atas Nomor 1 (TA.01) tersebut menjadi bukti betapa pasangan suami istri ini memiliki strategi untuk memikirkan nasib bangsa Indonesia yang belum merdeka. Baca Juga :  Anggota TNI todong pistol ke sopir taksi online personel Kostrad Strategi yang rumit memperdayai Belanda agar Bung Ka...

Inilah Alasan Eka Patmawati Memilih Menjadi Anggota KOPASUS Daripada MODEL Majalah di Jakarta

Gambar
Model Cantik Menjadi Anggota Kopasus Patriot Sejati - Imej Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) adalah, kuat, hebat, dan berani. Melihat baret merah saja, orang sudah takut. Siapa sangka ada juga tentara Kopassus yang jelita. Anggota Kopassus tersebut bernama Sersan Dua, Eka Patmawati. Dulunya wanita cantik ini adalah seorang model salah satu majalah di Jakarta. Demi menjadi tentara, Eka rela meninggalkan karirnya sebagai model. "Saya sersan dua kurang lebih 2,5 tahun. Dari awal saya masuk pendidikan sekolah calon bintara (Secaba) umum. Lalu kita anggota Kowad, diseleksi dulu untuk menjadi Kowad (Korps wanita TNI AD) Kopassus," kata Sersan Eka kepada Merdeka.com di sela-sela HUT TNI. Eka bercerita, menjadi Kowad Kopasus dengan Kowad-Kowad yang lain sangat jauh berbeda. Namanya juga pasukan khusus, tentu latihannya juga jauh lebih berat. Prajurit wanita juga diperlakukan sama baik secara pendidikan maupun keseharian dengan Kopassus Pria. "Jadi, dalam menempuh Baret,...

Kisah MENCENGANGKAN Penagkapan Suud Rusdi Yang Dua Kali Berhasil LOLOS dari Kejaran Pasukan Elit TNI

Gambar
Suud Rusli adalah mantan prajurit marinir yang tergabung dalam pasukan elit Angkatan Laut bernama Batalyon Intai Amfibi atau yang acap disingkat Yon Taifib. Saat itu pangkatnya di Korps Marinir adalah Kopral Dua. PATRIOT SEJATI : Gunawan Santoso :Bukan hal mudah memburu Kopral Dua (Kopda) Marinir Suud Rusli. Terpidana mati kasus pembunuhan Dirut PT Asaba, Budyharto Angsono, telah sering melarikan diri dari Rumah Tahanan Militer. Untuk menangkap mantan anggota Marinir itu, TNI-AL menerjunkan tim khusus. Pentingnya penerjunan tim khusus untuk menangkap kembali Suud Rusli, karena yang bersangkutan memiliki kemampuan teknis khusus sebagai anggota pasukan khusus TNI-AL. ''Karena dia (Suud Rusli) memiliki kemampuan khusus, maka TNI-AL juga menurunkan tim khusus untuk memburu dia sampai tertangkap,'' tegas Kepala Staf TNI-AL (KSAL) Laksamana Slamet Soebijanto kepada wartawan di Surabaya, kemarin. Di lain pihak Kepala Dinas Penerangan TNI-AL Laksamana Pertama TNI Abdul M Yusuf ...

Sosok Aiptu Fransisco Di Mata Warga Yang Menembak Kepalany Sendiri

Gambar
Kupang - Aiptu Fransisco De Araujo, polisi yang menembak kepalanya, dikenal ramah terhadap warga sekitar. Fransisco dikenal ramah, bersahabat, dan suka bergaul dengan para pemuda. "Dia orangnya ramah, suka bergaul, dan suka kumpulkan anak-anak muda di kompleks sini," ujar salah satu tetangga Fransisico yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Selasa (6/6/2017). Sebelum Fransisco menembak kepala, dia mengaku sempat melihat korban mengantar anaknya ke sekolah. Sekitar pukul 07.30 Wita, dia mengaku kaget mendengar bunyi letusan dari rumah korban. "Kaget dengar suara letusan. Tiba-tiba dengar suara teriakan dari dalam rumah," tuturnya. Kapolres Kupang Kota AKBP Anton CN mengatakan anggotanya dikenal ramah, periang, dan tidak ada tanda-tanda depresi. Korban juga sempat menelepon pimpinannya meminta ijin tidak mengikuti apel pagi. "Orangnya periang, makanya sangat disayangkan. Mudah-mudahan kejadian ini pertama dan terakhir,...

Marsekal TNI AU Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pembelian Helikopter

Gambar
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, terkait penanganan kasus pengadaan helikopter AugustaWestland (AW)-101 yang diliai terlalu mahal, Jumat (26/5/2017). Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengumumkan tiga tersangka dari militer yang merugikan negara sebesar Rp 220 miliar, sedangkan KPK saat ini sedang dalam tahap penyelidikan untuk mengejar pihak sipil yang diduga terlibat. TRIBUNNEWS/HERUDIN Patriot Sejati - Pusat Polisi Militer TNI bekerja dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka terkait pengadaan helikopter AgustaWestland AW101. Ketiga tersangka tersebut adalah Marsekal Pertama FA sebagai pejabat pembuat komitmen, Letnan Kolonel WW sebagai pejabat kas dan Pembantu Letnan Dua SS sebagai staf pejabat kas. Pengumuman ketiga tersangka tersebut langsung disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat memberikan keterangan pers bersama Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto. "Dari h...

Suasana Presiden Jokowi Makan Lesehan Bersama Prajurit TNI di Natuna

Gambar
Patriot Sejati , Jakarta - Kunjungan kerja ke Natuna, Kepulauan Riau, tidak disia-siakan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk berinteraksi bersama para prajurit TNI. Momen ini digunakan untuk mendekatkan diri antara prajurit dengan panglima tertinggi mereka. Jokowi datang langsung ke Natuna untuk menyaksikan Latihan Tempur Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI. Usai itu, Jokowi melaksanakan salat Jumat berjemaah bersama para prajurit. Sebuah tenda besar di Tanjung Datuk disulap menjadi tempat salat. Karpet hijau menjadi alas salat Jokowi dan para prajurit. Bertindak sebagai khatib, Kolonel Sus Kemalsyah dan imam salat Kolonel Caj Yahdi. Setelah itu, Jokowi tidak beranjak ke mana-mana. Dia kemudian makan bersama para prajurit. Jokowi duduk lesehan sama tinggi dengan prajurit lainnya. Sebuah boks bercorak loreng sudah tersedia di hadapan Jokowi. Boks itu berisi nasi, daging, sambal goreng kentang, satu botol kecil air mineral, dan satu jus jeruk dalam kemasan. Lauk disantap oleh...

Mengejutkan...!!! Mantan Prajurit Kopassus Buka Suara Tentang Sosok Prabowo Yang Sebenarnya

Gambar
Tahun 2014 lalu, puluhan purnawirawan dan wakauri Komando Pasukan Khusus (Kopassus) se-Kota Depok, Jawa Barat, mendeklarasikan dukungan untuk Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Mereka memiliki penilaian sendiri terhadap sosok Prabowo, mantan Danjen Kopassus itu. Salah satunya konsisten dalam bersikap. "Bapak Prabowo Subianto adalah pemimpin yang konsisten, tidak seperti yang disampaikan pihak-pihak yang tidak berjiwa satria," ujar perwakilan purnawirawan dan wakauri Komando Pasukan Khusus (Kopassus) se-Kota Depok, Letkol (Purn) Ersin di Rumah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Sabtu (21/6/2014). Selain itu, sewaktu di militer, Prabowo Subianto dinilai selalu memikirkan kepentingan anak buahnya. Tak hanya itu, mereka juga menilai bahwa Prabowo selalu memikirkan alat perlengkapan yang dimiliki prajurit, dengan cara membeli walaupun dengan uang sendiri. "Tidak seperti mantan pemimpin yang hanya berpikir untuk kepent...

Sungguh Mulia!!! Prajurit TNI ini Rutin Baca Qur'an di KRL, Alasannya Bikin Merinding

Gambar
Prajurit berseragam loreng membawa senjata sudah biasa terlihat. Tapi jika prajurit membawa dan membaca Al-Qur’an di tempat umum, rasanya ini pemandangan jarang ditemukan. Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berseragam loreng hijau kedapatan tengah asyik membaca Al-Qur’an di atas kereta rangkaian listrik (KRL). Siang itu perjalanan KRL dari arah Jakarta Pusat menuju Bogor. Pada hari Kamis, (20/4/2017). Suasana gerbong pun terasa menjadi istimewa dengan keberadaan TNI. Ia tampak khusyuk mengaji, sembari duduk di gerbong yang cukup lengang itu. Begitu KRL melintasi kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, prajurit yang mengaji dengan suara tak terdengar itu mulai mengakhiri bacaannya. Ia memasukkan mushaf merah muda berukuran seperti laptop 15 inci, cukup besar, itu ke dalam tas ranselnya. Lalu beristirahat. Ia bernama Suharyanto, seorang Sersan Kepala (Serka). Usianya berkisar 34 tahum tahun. Ia mengaku sudah cukup lama punya kebiasaan membaca al-Qur’an di sela-sela tugas da...

Inilah kronologi tewasnya Praka Yudha versi TNI AU Semoga Arwah beliau diterima disisinya

Gambar
Praka Yudha Prihartanto (28), anggota Yonko 464 Paskhas TNI AU diMalang meninggal dunia. Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah memerintahkan Komandan Polisi Militer TNI AU untuk menyelidiki para perwira yang diduga terkait kasus tersebut. "Kasau sudah memerintahkan Danpuspomau untuk melakukan proses penyelidikan terhadap kasus yang menyebabkan meninggalnya Praka Yudha Prihartanto tersebut dan menindak tegas para perwira apabila diduga terbukti bersalah dan akan dijatuhi hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku," kata Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya, Jumat (12/5). Saat ini Pomau Lanud Abdulrachman Saleh Malang sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Sementara diketahui kronologi kejadian tersebut berawal tiga orang perwira remaja Paskhas atas nama Lettu MP, Letda AJ dan Letda IH, mendapat perintah dari atasannya Kapten Pas NP selaku Pjs Pasiops untuk membina Praka Yudha yang sedang ada masalah utang piutang. Setiap ditanya...

Bawa Rumput Pakai Motor Butut, Foto Anggota TNI Ini Tuai Banyak Pujian! Ternyata Ada Kisah Dibalik Rumput Dan Tentara Ini

Gambar
Di era modern ini anak-anak muda sudah jarang mau mengerjakan berbagai hal yang berbau pertanian. Misalnya saja mencari rumput, beternak ayam, mencangkul di sawah dan lain sebagainya. Kemungkinan, mereka malu atau merasa nggak gaul jika melakukan kegiatan itu. Namun, berbeda dengan tindakan anggota TNI dalam foto yang diunggah akun facebook komunitas pecinta motor ini. Dia memberi contoh kepada generasi muda agar tak malu melakukan kegiatan apa saja asal itu tak merugikan orang lain. TNI pembawa rumput viral di media sosial Belum lama ini media sosial dibuat heboh oleh sebuah foto yang diunggah salah satu penggunanya yang memperlihatkan sosok seorang anggota TNI. Mungkin foto seorang anggota TNI sudah terkesan biasa ya untuk kita, namun yang membuat berbeda adalah kegiatan si TNI tersebut. Dalam foto tampak pria dengan atribut TNI lengkap, baju loreng, sepatu, ransel, dan helm sedang berkendara di sebuah jalanan tak begitu ramai. Bukannya mengendarai motor keluaran terbaru, si bapak te...

UNTUK CERITA ANAK DAN CUCU, INILAH SEJARAH YANG TIDAK BOLEH DI LUPAKAN OLEH KITA SEMUA

Gambar
Tgl 31 Oktober 1948 : Muso di Eksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo. Sedang MH.Lukman dan Nyoto pergi ke Pengasingan di Republik Rakyat China (RRC). Akhir November 1948 : Seluruh Pimpinan PKI Muso berhasil di Bunuh atau di Tangkap, dan Seluruh Daerah yg semula di Kuasai PKI berhasil direbut, antara lain : Ponorogo, Magetan, Pacitan, Purwodadi, Cepu, Blora, Pati, Kudus, dan lain'y. Tgl 19 Desember 1948 : Agresi Militer Belanda kedua ke Yogyakarta. Tahun 1949 : PKI tetap Tidak Dilarang, sehingga tahun 1949 dilakukan Rekontruksi PKI dan tetap tumbuh berkembang hingga tahun 1965. Awal Januari 1950 : Pemerintah RI dgn disaksikan puluhan ribu masyarakat yg datang dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek, melakukan Pembongkaran 7 (Tujuh) Sumur Neraka PKI dan mengidentifikasi Para Korban. Di Sumur Neraka Soco I ditemukan 108 Kerangka Mayat yg 68 dikenali dan 40 tidak dikenali, sedang di Sumur Neraka Soco II ditemukan 21 Kerang...